Bank Tata Asia Catatkan Pertumbuhan Signifikan pada 2025, Laba Naik 12 Kali Lipat dan Aset Mencapai 712 Miliar
← Kembali SIARAN PERS Bank Tata Asia Catatkan Pertumbuhan Signifikan pada 2025, Laba Naik 12 Kali Lipat dan Aset Mencapai 712 Miliar Bandung, 22 Juni 2026 – PT Bank Perekonomian Rakyat Tata Asia (Bank Tata Asia) membukukan kinerja keuangan impresif sepanjang tahun 2025. Berdasarkan Laporan Keuangan Audited per 31 Desember 2025, perseroan berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp14,51 miliar, meningkat lebih dari 12 kali lipat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp1,19 miliar. Lonjakan laba ini terutama didorong oleh pertumbuhan pendapatan operasional yang signifikan. Direktur Utama Bank Tata Asia, TB Frandy Priya Purwanto, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari strategi ekspansi kredit yang agresif dan optimalisasi pendapatan non-bunga. “Kami sangat bersyukur atas kinerja tahun 2025 yang melampaui target. Ini membuktikan kepercayaan nasabah dan fundamental bisnis Bank Tata Asia yang terus menguat di tengah dinamika ekonomi nasional.” “Kami optimistis tren pertumbuhan ini dapat berlanjut di tahun 2026. Bank Tata Asia akan terus fokus pada penyaluran kredit produktif dan konsumtif yang berkualitas, didukung dengan penguatan digitalisasi layanan untuk menjangkau lebih banyak segmen pasar, khususnya di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya,” tutup Frandy. Pertumbuhan kinerja Bank Tata Asia didukung oleh peningkatan signifikan pada aset produktif. Total Aset Melonjak, nilai aset Bank Tata Asia per 31 Desember 2025 mencapai Rp712,43 miliar, atau tumbuh 89% dibandingkan posisi akhir 2024 yang sebesar Rp376,79 miliar. Selain itu, Kredit Tumbuh 97% dimana penyaluran kredit yang diberikan (gross) naik hampir dua kali lipat menjadi Rp449,73 miliar pada tahun 2025, dibandingkan Rp229,09 miliar pada tahun sebelumnya. Kemudian, Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) berhasil dikerek naik 72% secara tahunan, dari Rp324,12 miliar pada 2024 menjadi Rp554,09 miliar pada 2025, dengan komposisi deposito dan tabungan yang seimbang. Dari sisi efisiensi, Bank Tata Asia menunjukkan perbaikan signifikan dengan rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) yang membaik drastis menjadi 83,22% pada 2025 dari 95,15% di 2024. Kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio NPL neto tercatat sebesar 1,58% pada tahun 2025, masih dalam batas yang dapat dikelola dengan baik. Hal ini mencerminkan peningkatan produktivitas dan pengendalian biaya yang lebih baik. Sementara itu, Rasio Kecukupan Modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) tetap terjaga solid di angka 26,02%, jauh di atas ketentuan minimum regulator, mengindikasikan permodalan yang sangat kuat untuk mendukung pertumbuhan usaha ke depan. Tentang PT Bank Tata Asia PT. Bank Perekonomian Rakyat Tata Asia merupakan lembaga keuangan yang telah beroperasi sejak tahun 1991 dan menyediakan layanan perbankan bagi masyarakat serta pelaku usaha. Dalam perjalanannya, Bank Tata Asia terus berkembang melalui proses akuisisi oleh pemegang saham baru pada tahun 2022 dan rebranding pada tahun 2023 sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi perusahaan di tengah perkembangan industri keuangan. Saat ini, Bank Tata Asia melakukan transformasi melalui penguatan permodalan, pengembangan layanan digital, dan pengelolaan keamanan informasi. Langkah tersebut diwujudkan melalui pengembangan sistem perbankan, perluasan jaringan layanan, serta penerapan standar keamanan informasi ISO 27001:2022. Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade, Bank Tata Asia berupaya meningkatkan kualitas layanan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Kontak Media: Andra Nur Oktaviani Consultant, InaGo Asia andra@inagoasia.com M: +62 817-9758-520
